Kapolres Sabang AKBP Sukoco Terlibat Dalam Pencarian Warga Hilang di Perairan Balohan

Pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di perairan Balohan menarik perhatian publik, terutama dengan keterlibatan langsung Kapolres Sabang, AKBP Sukoco. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 April 2026, ketika seorang pria bernama Hendra, berusia 43 tahun, menghilang saat melakukan spearfishing. Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya peran aparat keamanan dalam menjaga keselamatan warga, terutama di daerah pesisir yang rentan terhadap kecelakaan laut.
Kapolres Sabang Memimpin Pencarian
Dalam upaya pencarian tersebut, Kapolres Sabang AKBP Sukoco tidak hanya bertindak sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi keluarga dan masyarakat yang terlibat. Ia didampingi oleh Wakapolres Sabang, Kompol Teuku Muhammad, SH, serta Kapolsek Sukajaya, Iptu Samsuri, dan Danpolsubsektor Balohan, Iptu Zulkifli. Keberadaan mereka menunjukkan komitmen kepolisian dalam menangani situasi darurat.
Pencarian ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim SAR, personel Polres Sabang, Panglima Laot, nelayan lokal, dan masyarakat sekitar. Kerja sama ini sangat penting, mengingat luasnya area pencarian dan tantangan yang dihadapi di perairan Balohan.
Identifikasi Korban dan Kronologi Kejadian
Korban yang hilang, Hendra, merupakan seorang wiraswasta yang tinggal di Gampong Blang Tunong, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Ia bertolak dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan aktivitas spearfishing di perairan sekitar Pelabuhan Balohan. Namun, hingga sore hari, Hendra tak kunjung kembali, menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarganya.
Anak korban, M. Furqan, yang berusia 16 tahun, mulai mencemaskan keadaan ayahnya dan memutuskan untuk memeriksa lokasi. Ketika ia tiba di dermaga, ia mendapati sepeda motor milik ayahnya masih terparkir, tetapi Hendra tidak ada di tempat. Upaya pencarian oleh keluarga dan tetangga dilakukan hingga menjelang malam, namun hasilnya nihil.
Proses Pencarian yang Intensif
Mengetahui situasi semakin mendesak, keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada Panglima Laot Gampong Balohan. Bersama nelayan setempat, mereka segera melakukan pencarian menggunakan perahu di sekitar perairan Balohan. Ketika pencarian oleh nelayan belum membuahkan hasil, laporan resmi disampaikan kepada Tim SAR Kota Sabang.
Tim SAR mulai menjalankan misi pencarian pada pukul 20.00 WIB, dengan metode penyelaman yang lebih terfokus. Sekitar setengah jam setelahnya, masyarakat menemukan peralatan spearfishing milik korban di tepi pantai, yang menjadi petunjuk penting dalam pencarian.
Kolaborasi Masyarakat dan Nelayan
Pencarian semakin diperkuat dengan melibatkan nelayan dari Gampong Keuneukai, yang memiliki pengetahuan mendalam mengenai kondisi arus laut setempat. Strategi ini sangat vital, mengingat kompleksitas perairan yang dapat menyulitkan pencarian. Kerja sama ini menunjukkan solidaritas masyarakat dalam menghadapi musibah.
Setelah berjam-jam mencari, harapan akhirnya terwujud ketika pada pukul 23.30 WIB, korban ditemukan di dasar laut pada kedalaman sekitar 20 meter. Sayangnya, Hendra sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Respon Kapolres Sabang
Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan yang dialami keluarga korban. Ia juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian, menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai elemen masyarakat dalam situasi seperti ini.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur, baik Polri, Tim SAR, Panglima Laot, nelayan, maupun masyarakat hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujarnya dengan nada serius namun penuh empati.
Pentingnya Keselamatan di Laut
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Sukoco mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut. Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas sendirian, selalu memantau kondisi cuaca, dan menggunakan peralatan keselamatan yang memadai.
- Jangan pergi ke laut seorang diri.
- Periksa kondisi cuaca sebelum berangkat.
- Gunakan peralatan keselamatan yang tepat.
- Beritahu keluarga atau teman tentang rencana aktivitas di laut.
- Selalu waspada terhadap perubahan arus dan kondisi air.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan diri dalam setiap aktivitas yang dilakukan di laut. Keselamatan adalah prioritas utama,” tambahnya. Pernyataan ini merupakan pengingat penting akan risiko yang mungkin dihadapi saat beraktivitas di perairan.
Refleksi dari Peristiwa Ini
Peristiwa kehilangan Hendra menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat, terutama bagi para penggemar aktivitas laut. Keterlibatan Kapolres Sabang dan tim dalam pencarian menunjukkan betapa pentingnya peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Komitmen ini tidak hanya terlihat dalam situasi darurat, tetapi juga dalam upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain. Melalui kesadaran akan risiko yang ada dan tindakan pencegahan yang tepat, diharapkan kejadian tragis seperti ini dapat diminimalisir. Pengalaman ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pihak berwenang dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.
Pentingnya Pelatihan dan Pendidikan Keselamatan
Salah satu langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan keselamatan di laut adalah dengan menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan tentang keselamatan beraktivitas di perairan. Program-program ini dapat membantu masyarakat memahami risiko yang ada serta cara-cara untuk meminimalkan potensi bahaya.
Berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi non-pemerintah, dapat berperan aktif dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat. Dengan demikian, mereka akan lebih siap dan waspada saat melakukan aktivitas di laut.
Penutup
Keberanian dan dedikasi Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, dalam memimpin pencarian menjadi contoh inspiratif bagi semua. Tindakan ini menunjukkan bahwa keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Mari kita semua belajar dari peristiwa ini dan berkomitmen untuk menjaga keselamatan saat beraktivitas di laut demi masa depan yang lebih aman.


